Vihara Kondanna Gelar Perayaan Waisak Pertama Setelah 10 Tahun Bersama BEM STAB Syailendra

Puja Bakti Tri Suci Waisak yang dihadiri sekitar 400 umat Buddha ini menjadi perayaan hari besar keagamaan Buddha pertama di Vihara Kondanna sejak vihara tersebut diresmikan satu dekade lalu.

Semarang, 6 Juni 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Syailendra menyelenggarakan Puja Bakti Tri Suci Waisak di Vihara Kondanna, Dusun Kebonagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Memilih Vihara yang Jarang Menyelenggarakan Perayaan Besar

Berbeda dengan perayaan Waisak pada tahun-tahun sebelumnya, BEM STAB Syailendra memilih untuk menyelenggarakan kegiatan di vihara yang memiliki jumlah umat relatif sedikit dan jarang menjadi lokasi pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan Buddha.

Pilihan tersebut akhirnya jatuh kepada Vihara Kondanna, salah satu vihara binaan Sangha Theravada Indonesia yang berlokasi di Desa Kebonagung, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Vihara Kondanna dan Perjalanan 10 Tahun Tanpa Perayaan Besar

Vihara Kondanna saat ini memiliki sekitar 11 kepala keluarga yang beragama Buddha. Keterbatasan jumlah umat membuat vihara ini menghadapi tantangan dalam menyelenggarakan perayaan keagamaan berskala besar secara mandiri.

Ketua Vihara Kondanna, Budi Santoso, menjelaskan bahwa perayaan keagamaan besar terakhir yang pernah dilaksanakan di lingkungan vihara terjadi sekitar 16 tahun lalu, yakni Perayaan Kathina di vihara lama. Sementara itu, sejak vihara yang baru diresmikan 10 tahun lalu, belum pernah diselenggarakan perayaan hari besar keagamaan Buddha dalam skala besar.

Fakta tersebut menjadi salah satu alasan utama BEM STAB Syailendra memilih Vihara Kondanna sebagai lokasi pelaksanaan Puja Bakti Tri Suci Waisak tahun ini.

Mengusung Tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri”

Puja Bakti Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 dilaksanakan dengan mengusung tema nasional Waisak Sangha Theravada Indonesia, yaitu “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri.”

Tema tersebut mengajak umat Buddha untuk mengembangkan kehidupan yang selaras dengan Dhamma sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Dihadiri Sekitar 400 Umat Buddha

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 tersebut dihadiri sekitar 400 umat Buddha dari berbagai vihara di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung.

Selain umat Buddha, acara juga mendapat dukungan dari Kepala Desa Kebonagung beserta jajaran pemerintah desa, Kapolsek Sumowono, para tokoh masyarakat, serta pemuka agama di wilayah setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi yang terjalin dengan baik di lingkungan sekitar Vihara Kondanna.

Pesan Dhamma dari Bhikkhu Dr. Jotidhammo Mahathera

Dalam kesempatan tersebut, Bhikkhu Dr. Jotidhammo Mahathera menyampaikan pesan Dhamma agar setiap orang membiasakan diri memperlakukan makhluk lain sebagaimana dirinya ingin diperlakukan.

Beliau mengingatkan bahwa apabila seseorang tidak ingin disakiti, maka hendaknya ia juga tidak menyakiti makhluk lain. Pesan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya cinta kasih, kepedulian, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Wujud Kepedulian STAB Syailendra terhadap Umat Buddha Daerah

Pada akhir kegiatan, Ketua STAB Syailendra, Kustiani, Ph.D., menyerahkan kenang-kenangan kepada umat Buddha Vihara Kondanna sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap pengembangan umat Buddha di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi serta permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dari pihak panitia maupun mahasiswa STAB Syailendra.

Kebahagiaan Umat Buddha Vihara Kondanna

Umat Buddha Vihara Kondanna menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Setelah 10 tahun sejak diresmikan, Vihara Kondanna akhirnya kembali menjadi tempat penyelenggaraan perayaan besar keagamaan Buddha yang melibatkan ratusan umat.

Momen ini menjadi sejarah penting bagi perkembangan umat Buddha di wilayah Kebonagung dan sekitarnya.

Komitmen Melayani Umat Buddha di Berbagai Daerah

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian STAB Syailendra dalam mendukung pembinaan umat Buddha serta memperkuat semangat kebersamaan di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kegiatan serupa di masa mendatang, STAB Syailendra berharap dapat terus hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi umat Buddha di berbagai wilayah.

Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta — Semoga semua makhluk berbahagia.