LPBD Buddha Carana Resmi Dibentuk, Tim PkM Sekolah Tinggi Agama Buddha Syailendra Perkuat Pendidikan Agama Buddha di Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang, 13 Februari 2026 — LPBD Buddha Carana Kabupaten Semarang resmi dibentuk sebagai langkah strategis dalam penguatan pendidikan agama Buddha dan pembinaan generasi Buddhis. Pembentukan Lembaga Pengembangan Buddha Dhamma (LPBD) “Buddha Carana” ini merupakan hasil kolaborasi Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) STAB Syailendra bersama tokoh agama Buddha, KKG dan MGMP Pendidikan Agama Buddha, serta Penyuluh Agama Buddha Kabupaten Semarang.

Kolaborasi Strategis Penguatan Generasi Buddhis

Pembentukan LPBD Buddha Carana Kabupaten Semarang diawali dengan serangkaian pertemuan dan diskusi intensif sejak Januari hingga awal Februari 2026. Diskusi tersebut berfokus pada perumusan strategi penguatan keyakinan (saddhā), peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Buddha, serta pembinaan berkelanjutan bagi siswa-siswi Buddhis di Kabupaten Semarang.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Buddha dan para pemangku kepentingan daerah, LPBD Buddha Carana dirancang sebagai lembaga pendidikan keagamaan Buddha non-formal yang mendukung aktivitas pembelajaran di vihara dan sekolah.

Workshop dan Sosialisasi Program Buddha Carana bersama KKG dan MGMP Pendidikan Agama Buddha Kab. Semarang

Workshop dan Sosialisasi Program Buddha Carana bersama KKG dan MGMP Pendidikan Agama Buddha Kab. Semarang

Peresmian LPBD Buddha Carana Kabupaten Semarang

LPBD Buddha Carana secara resmi diluncurkan pada Jumat, 13 Februari 2026 di Balai Desa Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan agama Buddha di Kabupaten Semarang.

Acara peluncuran dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Semarang, Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perangkat desa, serta pengurus vihara se-Kabupaten Semarang.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan tokoh lintas lembaga menunjukkan dukungan konkret terhadap pengembangan LPBD Buddha Carana sebagai pusat pembinaan generasi Buddhis di Kabupaten Semarang.

Peluncuran Program Buddha Carana

Peluncuran Program Buddha Carana secara Resmi

Peran STAB Syailendra dalam LPBD Buddha Carana

Ketua STAB Syailendra, Kustiani, Ph.D., dipercaya menjadi Ketua LPBD Buddha Carana Kabupaten Semarang. Di bawah kepemimpinan beliau, lembaga ini akan mengembangkan program pembinaan, pendampingan guru, penguatan Sekolah Minggu Buddha, serta pendalaman Ajaran Buddha bagi generasi muda.

Sebagai bentuk komitmen institusional, STAB Syailendra tidak hanya terlibat dalam proses pembentukan, tetapi juga berperan aktif sebagai tim pengajar dalam kegiatan LPBD Buddha Carana. Dosen, staf, dan mahasiswa STAB Syailendra akan terlibat langsung dalam program pembinaan keagamaan Buddha di Kabupaten Semarang.

Harapan terhadap LPBD Buddha Carana

Dengan berdirinya LPBD Buddha Carana Kabupaten Semarang, diharapkan terwujud penguatan pendidikan agama Buddha yang lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Lembaga ini diharapkan mampu memperkuat keyakinan generasi Buddhis, meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Buddha, serta menjaga kelestarian Buddha Dhamma di Kabupaten Semarang.

Salam Metta

Admin STAB Syailendra